Installasi Proxmox dan Cloud Host Router Mikrotik menggunakan VMware


INSTALLASI PROXMOX DAN CLOUD HOST ROUTER MIKROTIK MENGGUNAKAN VMWARE

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu!!!

Selamat datang di blog saya, pada blog kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara Installasi Proxmox dan Cloud Host Router Mikrotik VIA WMware. Sebelum lanjut, kalian tau ga apa itu VPS ?

  • VPS
Adalah Server Pribadi yang keseluruhan resource-nya hanya digunakan oleh stau pengguna saja dan tidak dipengaruhi oleh pengguna lain. Pengguna dapat mengelola secara penuh semua konfigurasi dan resource yang ada pada VPS dan melakukan apapun yang diinginkan.

  • Alat dan Bahan
1. VMware
2. ISO Proxmox
  • TAHAP PENGERJAAN
A. Installasi Proxmox

1. Pertama-tama kita kunjungi dulu web whttp://ww.proxmox.com/en/download dan download proxmox VE 6.2 (Virtual Environment).
2. Kemudian kalian bisa klik Next saja.
3. Lalu kita buat mesin virtualnya untuk proxmox terlebih dahulu di VMware. Klik Create a New Virtual Machine.
4. Selanjutnya pilih yang opsi Advance (Custom advanced).
5. Untuk ditahap ini kita bisa klik Next saja.
6. Lalu selanjutnya pilih ISO  Proxmox yang baru saja di download.
7. Berikutnya kita pilih operasi sistemnya dengan tipe Linux dan Kernel 5.x > Next.
8. Kemudian kita beri nama Virtual Machine kita sesuai kalian sendiri.
9. Setelah itu kita pilih mau berapa prosessor untuk VM kita (kita bisa gunakan sesuai spesifikasi laptop kita sendiri).
10. Lalu tentukan jumlah RAM yang akan digunakan oleh si Proxmox (kita bisa gunakan sesuai spesifikasi laptop kita sendiri).
11. Untuk di networknya kita gunakan Bridge saja > Next.
12. Disini kita biarkan secara default dan langsung klik Next saja.
13. Sama dengan diatas disni kita langsung Next saja.
14. Pilih opsi yang di atas Create a new virtual disk untuk membuat disk virtual baru untuk VM Proxmox tersebut lalu klik Next.
15. Tentukan jumlah dari Harddisk itu sendiri.
16. Lalu klik Next
17. Dan disini kita dapat melihat rangkuman pengaturan yang kita tentukan tadi. Lalu klik Finish jika sudah selesai.
18. Dan jadilah VM Proxmox yang tadi kita buat.
19. Lalu setelah terbuat kita Start mesin virtualnya.
20. Kalian bisa tunggu hingga terpapar logo PROXMOX, jika kalian sudah pilih yang Install Proxmox VE lalu enter.
21. Setelah itu akan ada pop up seperti dibawah ini, klik OK saja jika kalian sudah mengaktifkan VM/Hardware Virtualization pada BIOS.
22. Kemudian pada tampilan ini End User Aggreement (EULA), kemudian klik pada I Aggree dibawah kanan.
23. Selanjutnya untuk harddisknya kita pakai semuanya saja , biarkan partisi secara otomatis. Kita klik Next saja.
24. Setelah itu kita pilih Negara dan Zona waktu yang berlaku di tempat kita tinggal sekarang.
25. Selanjutnya masukkan password yang akan di gunakan untuk login proxmox nantinya. Dan jangan lupa juga memasukkan e-mail aktif yang kita gunakan sendiri > klik Next.
26. Tahap selanjutnya atur Hostname untuk Proxmox dan network yang sesuai dengan IP yang kalian dapatkan dan klik Next.
27. Setelah sudah kita lakukan semua kita akan mendapatkan ringkasan informasi pengaturan atau konfigurasi yang kalian tentukan untuk Proxmox.Klik pada Install di bawah kanan (kalau kalian sudah merasa benar).
Disini kita tunggu sampai prosesnya selesai.
28. Ketika sudah selesai maka kalian akan mendapatkan alamat address untuk kalian mengakses Proxmox kalian sendiri melalu Browser. Kemudian klik pada Reboot untuk menyelesaikan proses installasinya.

  • VERIFIKASI
1. Selanjutnya bukalah browser kalian masing-masing lalu masukkan alamt address yang kalian dapatkan tadi. (http://(IP Proxmox):8006). Lalu klik pada Hide Advance lalu klik Procced to.
2. Login dengan Username = root dan Password yang sudah kalian buat waktu installasi.
3. Nantinya akan muncul pop up peringatan bahwa tidak ada subskipsi yang valid , klik saja OK.
4. Dan ini adalah tampialn dari Proxmoxnya, selamat kalian sudah berhasil menginstall Proxmox VE pada VMware.
  • INSTALLASI CHR MIKROTIK PADA VMWARE
1. Pertama-tama kita kunjungi terlebih dahulu halaman web http://mikrotik.com/download kemudian kita cari menu atau bagian Cloud Hosting Router dan klik kanan yang pilihan RAW Disk untuk versi stable (6.47).
Pilih Copy Link Address.
2. Setelah itu kita kembali ke Proxmoxnya, klik pada PVE kita, lalu klik Console.
3. Kemudian kita update paketnya terlebih dahulu dengan masukkan perintah :
  • apt-get update
4. Kemudian kita akan install paket Unzit untuk mengekstrak file ZIP yan gnati akan terdownload dengan masukkan perintah:
  • apt install unzip
5. Lalu kita download CHR yan gtadi kita sudah copy link nya dengan masukkan perintah :
  • wget http://download.mikrotik.com/routeros/6.47.2/chr-6.47.2.img.zip
6. Kita unzip atau ekstrak zip tersebut.
  • unzip chr-6.47.2.img.zip
7. Kita akan cek terlebih dahulu informasi qemu dari img CHR tersebut dengan masukkan perintah :
  • qemu-img info chr-6.47.2.img
8. secara default size virtualnya hanya 64MB, kita bisa mengubahnya terserah kita, kita akan coba untuk mengubahnya menjadi 100GB
  • qemu-img rezise chr-6.47.2.img+100GB
Lalu masukkan perintah : 
  • qemu-img info chr-6.47.2.img
9. Selanjutnya kita kembali ke tampilan browser Proxmox, lalu klik Create VM.
10. Dan tentukan nama untuk VM baru tersebut > Next.
11. Pada menu OS kita pilih opsi Do not use any media dan pastikan kita menggunakan karnelnya linux, karena Mikrotik berbasis Linux.
12. Nanti tampilan menu System ini kita biarkan saja secara default.
13. Selanjutnya di menu Hard Disk kita tentukan Bus Device sebanyak 1 dan Disk Size-nya 1 GB, karena mikrotik tidak terlalu menggunakan penyimpanan.
14. Untuk CPU nya sesuaikan dengan kemampuan dari laptop masing-masing. Disaranakn hanya menggunakan 1 Socket dan 1 Cores karena mikrotik ini berbasis CLI jadi tidak begitu berat.
15. Untuk memory/RAM nya kita pilih saja sebesar 512GiB, karena tidak memerlukan banyak penyimpanan.
16. Networknya kita biarkan default saja.
17. Kita klik Finish untuk menyelesaikan prosesnya.
18. Lalu Setelah udah di Create, kita kembali mengonsol si Proxmox nya dan import disk CHR tersebut ke VM yang baru saja kita buat dengan masukkan perintah :
  • qm importdisk 100 chr-6.47.2.img local-lvm
19. Kemudian kita masukan disk imagenya kedalam VM tersebut, dengan mengklik menu Hardware lalu doubleklik pada Unused Disk, pilih disknya > Klik Add.
20. Jika sudah , kita bisa men-detach disk yang satunya karena sudah tidak terpakai lagi. Klik pada Hard Dsik (scsi1) dan klik pada tombol Detach diatas.
Klik Yes saja.
21. Setelah itu kita ke menu Options, pilih dan dengan double klik pada Boot Order seperti gambar di bawah ini.
22. Jangan lupa matikan Kvm hardware virtualization.
23. Jika sudah kita mengatur networknya untuk menggunakan model Intel E10000 dan mengbridge ke vmbr0.Klik pada menu Hardware lalu klik Network Device. Kemudian tentukan Bridge ke vmbr0 dan gunakan mmodel intel E10000.
24. Jika semua sudah dilakukan kita langsung start saja VM-nya dengan klik Start.
25. Setelah di start kita Console juga .
26. Masuk dan Login dengan menggunakan login=admin dan password=enter saja.
27. Kemudian kita hapus terlebih dahulu DHCP-CLIENT yang secara otomatis akan menyala untuk CHR dengan masukkan  perintah:
  • ip dhcp-client pr
  • ip dhcp-client remove number=0
28. Selanjutnya konfigurasi ip address,gateway dan dns server sesuai dengan IP yang kita miliki atau dapatkan dari WI-FI atau jaringan kita.
  • ip add add address=192.168.1.30/24 interface=ether1
  • ip route add gateway=192.168.1.254
  • ip dns set servers=192.168.1.254,8.8.8.8 allow-remote requests=yes


29. Kita akan coba ping Gateway (gateway yan gada du jaringan kita masing-masing), 8.8.8.8 dan google.com untuk mengetest apakah konfigurasi kita telah berhasil atau belum.
  • VERIFIKASI CHR
1. Lalu kita beralih kembali ke pve proxmox kita klik Shell lalu kita coba ping IP Mikrotik kita masing-masing ya, dan pastikan pingnya berjalan dan TTL.
2. Kemudian kita beralih ke Client yaitu Windows 10, kita pastikan terlebih dahulu firewall yang ada di laptop mati ya. Setelah itu kita buka CMD denan cara Windows+R, lalu kita ping IP Mikrotik kita masing-masing, dapat dipastikan bawha ping an nya berjalan dan TTL.

Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf!!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!!!
Andika Syah Putra
Hii all, my name is Andika Syah Putra, I have experience in the field of computers and network infrastructure, and I am also a content creator at www.portal-it.com besides being a content creator I am also the owner and founder of www.portal-it.com

Related Posts

stats

Subscribe Our Newsletter