-->

Konfigurasi Hyper V Pada Windows Server 2012

 KONFIGURASI HYPER V PADA WINDOWS SERVER 2012


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu !!!

Kembali lagi bersama saya Muhammad Riziq, Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara Konfigurasi Hyper V di dalam Windows Server 2012. Sebelum lanjut ke langkah-langkah nya saya akan membahas sedikit tentang Hyper V ini !!

  • Hyper V
    Adalah sebuah role yang ada di Windows Server 2008 R2. Menyediakan tools dan services yang bisa digunakan untuk membuat sebuah server virtualisasi.

  • Alat-Alat dan Bahan
1. VMware
2. File ISO Windows 2012
3. ISO Debian
4. ISO Mikrotik
  • PENGERJAAN
1. Langkah pertama, kita buka terlebih dahulu windows server 2012 didalam VMware lalu pilih Tools dan pilih Windows Powershell ISE.
2. Kemudian jika sudah terbuka PowerShell ISE nya sekarang install Hyper-V nya dengan masukan perintah :
  • Enable-WindowsOptionsFeature -online -FeatureName Microsoft-Hyper-V -All -NoRestart
3. Setelah itu kita install RSAT dari si Hyper-nya, dengan perintah :
  • Install -WindowsFeature RSAT-Hyper-V-Tools -IncludeAllSubFeaure
4. Jika sudah sekarang install Multipath IO, dengan masukkan perintah :
  • Install -WindowsFeature Multipath-Io
5. Jika sudah kita restart dahulu dengan masukkan perintah :
  • Restart-Computer
  • Membuat Virtual Switch
1. Pertama-tama kita klik kanan pada Windows PowerShell kemudian pilih Run as Administrator.
2. Lalu kita jalankan dengan perintah :
  • Get-NetAdapter
3. Kemudian buat kedua Virtual Switch Adapter, untuk di Iinternal dan di External, masukkan perintah :
  • New-VMSwitch -name ExternalSwitch -NetAdapterName Ethernet -AllowManagementOS $true
  • New-VMSwitch -name InternalSwitch -SwitchType Internal
4. Lalu verifikasi bahwa kedua Virtual Switch Adapter sudah terbuat.
  • Windows+R >Control Panel
  • Membuat Virtual Machine
1. Pertama kita buat Mesin Virtual di dalam Hyper-V klik Tools dan pilih Hyper-V Manager.
2. Lalu kita klik kanan pada nama server (komputer) kita masing-masing. kemudian klik New dan pilih Virtual Machine.
3. Setelah itu akan muncul tampilan Installan awal, kita klik Next.
4. Kemudian kita isi nama mesinya dan ceklis pada Store the virtual machine in a different location.
5. Setelah itu pilih yang generasi 1 pada menu Specify Generation > Next.
6. Kita tentukan jumlah Memory yang ingin kita gunakan ,karena ini merupakan mikrotik yang ingin kita gunakan, 64 MB kita pakai.
7. Selanjutnya kita pilih adapter yang ingin digunakan untuk konfigurasi selanjutnya, kita pilih saja ExternalSwitch > Next.
8. Disini kita tentukan jumlah kapasitas disk yang mau digunakan.
9. Kemudian klik yang Install an operating system from a bootable CD/DVD-ROM, lalu klik Next.
10 Kita klik Finish untuk menyelesaikan proses pembuatan virtual machine si Mikrotik.
11. Kita buat dua mesin Virtual yaitu Debian dan Windows Server dengan proses dan cara yang sama .

  • DEBIAN
Kita Klik Next saja
Lalu tentukan nama dan kita klik ceklis pada Store the virtual machine in a different location
kita pilih Generation 1 > Next
Untuk Memory di debian nya, disini kita pilih 512MB
Tentukan Network Adapter
Lalu tentukan disk yang mau digunakan, kita beri saja 50GB
Masukkan ISO Debiannya
Kita Finish jika sudah
  • WINDOWS SERVER
Klik Next
Tentukan nama dan ceklis pada Store the virtual machine in a different location
Pilih Generation 1 > Next
Tentukan Memory untuk di Windows server, kita beri 512MB.
Pilih Network Adapter.
Selanjutnya kita kasih 60GB untuk disk nya
Pilih ISO
Klik Finish jika sudah 
  • Konfigurasi Network Adapter
MIKROTIK

1. Klik pada Mikrotik dan Klik Settings
2. Kemudian klik pada menu Add Hardware dan pilih Legacy Network Adapter > Add.
3. Kemudian pilih Virtual Switch menjadi ExternalSwitch
4. Setelah itu klik pada Add Hardware lalu Legacy Network Adapter > klik Add
5. Lalu pilih InternalSwitch untuk Virtual Switch
6. Kita tambahkan adapter legacy kita hapus adapter biasa, klik pada Network Adapter dan klik Remove > klik OK.
DEBIAN

1. Klik pada Mikrotik dan klik Settings.
2. Kemudian klik pada menu Add Hardware dan pilih Legacy Network Adapter > Add.
3. Lalu pilih InternalSwitch untuk Virtual Switch
4. Kita tambahkan adapter legacy kita hapus adapter biasa, klik pada Network Adapter dan klik Remove > klik OK.
WINDOWS SERVER

Klik kanan pada VM Windows Server > Settings.
Lalu pilih Add Hardware > Legacy Network Adapter dan klik Add.
Pilih InternalSwitch untuk Virtual  Switch
Kita tambahkan adapter legacy kita hapus adapter biasa, klik pada Network Adapter dan klik Remove > klik OK.
KONFIGURASI MIKROTIK

1. Kita klik kanan pada VM Mikrotik > Connect.
2. Ketika kalian coba untuk Connect dan men-Start mesinnya.
3. Dan natinya akan muncul Pop up. Maka klik Close dan Shutdown mesin dari VMware.
4. Lalu kita ke folder yang dimana kalian menyimoan mesin virtual dan klik kanan pada file yang berformat VMX atau VMware  Virtual Machine Configuration yang iconnya seperti dua kerta putih.
5. Selanjutnya edit dengan notepad.
6.  Kita tambahkan "hypervisoor.cpuid.v0 = FALSE" yang paling bawah.
7. Kita ke VMware dan klik pada  Edit virtual machine settings.
8. Kemudian klik pada Processor dan ceklis kedua opsi yaitu Virtualize Intel VT-x/EPT or AMD-V/RVT dan Virtualize CPU performance Couters.
9. Kemudian kita coba untuk connect ke mesin nya kembali.
10. Dan jalankan dengan meng-klik Start.
11. Dan Hyper-V sudah dapat berjalan
  • Konfigurasi Mikrotik
1. Lakukan installasi seperti biasa dengan semua part atau paketnya.
2. Ketika muncul perintah untuk reboot. Jangan tekan enter, tapi terlebih dahulu klik pada Media dan pilih  DVD Drive kemudian klik Eject mikrotik-6.x.x.iso.
3. Dibagian ini kita diminta untuk login dengan login default untuk mikrotik yakni :
  • User : admin
  • Password : (Tekan Enter)
4. Setelah itu masuk, sekarang sambungkan terlebih dahulu router kita dengan internet
  • ip add add address=192.168.144.124/24 interface=ether1
  • ip route add gateway=192.168.144.2
  • ip dns set allow-remote-request=yes server=192.168.43.1,8.8.8.8
5. Kemudian kita akan coba untuk ping menuju gateway dan google apakah router dapat akses internet atau tidak.
6. Jika sudah dapat akses internet sekarang kita buat ip untuk interface yang akan menjadi gateway untuk client dan dns server untuk client. Kemudian buat NAT agar client dapat internet.
  • ip add add address=192.168.144.125/24 interface=ether2
  • ip dhcp-server setup
  • ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
  • Verifikasi Client
DEBIAN

1. Connect dan klik pada Start
2. Lalu kita install seperti kalian meng-install debian pada biasanya
3. Setelah installasi debian sudah selesai, masuk ke debian dengan masukkan perintah :
  • su
  • nano /etc/network/interfaces
4. Selanjutnya ganti allow-hotplug dnegan auto, kemudian save
5. Selanjutnya restart networknya dengan masukkan perintah :
  • /etc/init.d/networking restart
  • ip a
6. Setelah sudah dapat ip dhcp sekarang coba untuk ping gateway dan google.
  • ping 192.168.144.1
  • ping google.com
  • WINDOWS SERVER
1. Connect dan start mesinnya.
2. Install windows server seperti biasanya yang kalian install windows server pada umunya
3. Install dengan menggunakan atau berbasis CLI saja karena memory yang kita masukkan hanya 512MB
4. Setelah sudah proses installasi, ceklis apakah kita mendapatkan IP DHCP dari mikrotik atau tidak. Dengan perintah :
  • ipconfig
5. Kemudian kita coba ping gateway dan google.
  • ping 192.168.144.1
  • ping google.com
  • Backup dengan Export Import
1. Klik pada Mesin debian, lalu klik pada Export.
2. Kalian tentukan dimana kalian ingin menyimpan file export, lalu klik Export
3. Kita tunggu hingga proses exportnya selesai.
4. Setelah selesai proses exportnya sekarang hapus mesinnya , klik pada Delete.
5. Kita klik Delete
6. Setelah sudah kita delete, sekarang kita recover mesinnya dengan metode import. Klik pada tombol Iimport Virtual Machine.
7. Selanjtunya kita klik pada Next saja
8. Lalu pilih folder dimana kita menyimpan file export0nya.
9. Setelah itu klik pada mesin yang ingin di import dan klik Next.
10. Pilih Register the virtual machine in-place menambahkan virtual mesin dengan menggunakan Unique ID yang sudah ditentukan.
11. Jika sudah kita klik Finish
OK gais mungkin hanya sampai sini saja yang dapat saya sampaikan, mohon maaf jika ada salah kata-kata sekian.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh !!

Andika Syah Putra
Hii all, my name is Andika Syah Putra, I have experience in the field of computers and network infrastructure, and I am also a content creator at www.portal-it.com besides being a content creator I am also the owner and founder of www.portal-it.com

Related Posts

Subscribe Our Newsletter