Konfigurasi Mikrotik Menggunakan CLI

0
     CLI (Command-Line interface) adalah suatu interface dari user ke router menggunakan perintah berbasis teks. CLI menggunakan struktur berhirarki. Struktur ini membutuhkan user untuk memasuki suatu mode tertentu untuk menjalankan suatu perintah. Perintah perintah dalam CLI hanya berlaku untuk satu mode saja, sehingga apabila user tidak dalam kondisi mode tersebut maka user tidak dapat memberikan perintah tersebut ke router.
Administrator memberikan perintah ke router melalui software terminal emulation (hyperterminal). Perintah tersebut dilakukan sesuai denganprompt yang menandakan pada mode mana router sedang bekerja.
     IOS menyediakan sebuah command intepreter yang disebut command executive (EXEC). Setelah perintah EXEC ini dimasukkan, EXEC akan mengvalidasi dan menjalankan perintah. Untuk memberikan keamanan, EXEC dibagi menjadi dua level. Level tersebut adalah user EXEC mode dan privileged EXEC mode. 
- User EXEC mode memperbolehkan hanya beberapa perintah monitoring terbatas. Sering disebut mode view only . User mode tidak memperbolehkan perintah apapun yang dapat mengganti konfigurasi router. User mode dapat diidentifikasi dengan prompt > . 

- Privileged EXEC mode mampu mengakses seluruh perintah router. Mode ini dapat dikonfigurasi untuk membutuhkan password ketika user akan mencoba mengaksesnya. Global configuration mode dan mode lainnya dapat diakses setelah user mengakses mode ini. Untuk mengakses privileged exec mode dari user exec mode
menggunakan perintah enable , untuk sebaliknya menggunakan perintah disable.
Global configuration mode digunakan pada router untuk mengaplikasikan perintah konfigurasi yang berefek pada keseluruhan router. Perintah berikut ini memindahkan dari mode privileged ke
global configuration mode.
Router#configure terminal
Router(config)# 
Dari global configuration mode dapat masuk ke menu configuration yang lain. Ketika mode specific dimasuki, prompt pada router akan berubah yang mengindikasikan mode configuration yang sekarang berjalan. Untuk kembali ke global configuration mode ketiklah perintah exit . Tekanlah Ctrl+Z untuk keluar dari configuration mode dan kembali ke privileged mode.

- Mengkonfigurasi Nama Router 
   Ketika pertama dikonfigurasi, router harus diberi nama yang unik. Tugas ini dapat dilakukan pada global configuration mode. Perintahnya adalah sebagai berikut
Router(config)#hostname < namahost>

- Mengkonfigurasi Password Router
   Password membatasi akses ke router. Password seharusnya dikonfigurasi untuk jalur virtual terminal (melalui telnet) dan console. Password juga digunakan untuk membatasi akses ke privileged mode
sehingga hanya user yang berhak saja yang dapat mengaksesnya. Perintah dibawah ini digunakan untuk memberikan password ke port console.
Router(config)#line console 0
Router(config-line)#password <password>
Router(config-line)#login
Password juga diberikan ke satu atau lebih virtual terminal (VTY) untuk pengguna yang mengakses router melalui telnet. Biasanya router mendukung 5 jalur vty yang diberi nama vty 0 sampai dengan vty 

- Masing masing jalur dapat diberi password yang sama atau berbeda 
    Dibawah ini perintah untuk memberikan password pada virtual terminal. 
Router(config)#line vty 0 4
Router(config-line)#password <password>
Router(config-line)#login
Enable password dan enable secret digunakan untuk membatasi akses ke privileged mode. Enable password digunakan jika enable secret belum diset. Direkomendasikan menggunakan enable secret karena Modul NTW.OPR.200.(2).A 65 dilakukan enkripsi terhadap passwordnya. Perintah dibawah ini
digunakan untuk memberikan enable password dan enable secret.
Router(config)#enable password <password>
Router(config)#enable secret <password>

Modul NTW.OPR.200.(2).A 65
dilakukan enkripsi terhadap passwordnya. Perintah dibawah ini
digunakan untuk memberikan enable password dan enable secret.
Router(config)#enable password <password>
Router(config)#enable secret <password>

- Menjalankan Perintah Show 
   Ada banyak perintah show yang dapat digunakan untuk memastikan isi dari konfigrasi yang telah diberikan. Pada priviliged maupun user mode dapat diketik perintah show ? untuk menampilkan perintah apa saja yang dapat dijalankan setelah perintah show. Dibawah ini beberapa contoh perintah show yang dapat dijalankan.
-)show interface 
menampilkan seluruh statistik untuk seluruh interface pada router. Untuk melihat interface yang khusus , ketiklah perintah show interface diikuti nama interfacenya . Untuk contoh:
Router#show interfaces serial 0/1
-)show controller serial
menampilkan informasi spesifik dari hardware interface. 
-)show clock
menampilkan waktu yang diset pada router.
-)show host
menampilkan cached list yang berisi nama host dan alamatnya.
-)Show users
menampilkan seluruh user yang terhubung ke router.
-)Show history
menampilkan perintah perintah yang telah dimasukkan.
-)Show flash
menampilkan informasi mengenai memory flash dan IOS yang disimpan didalamnya.
-)Show version
menampilkan informasi mengenai router dan IOS yang tersimpan dalam RAM.
-)Show ARP
menampilkan ARP table dari router.
-)Show protocol
menampilkan status global dan interface yang telah dikonfigurasi menggunakan alamat layer 
-)Show startup-configuration
menampilkan konfigurasi yang
telah tersimpan pada NVRAM.
-)Show running-configuration
menampilkan konfigurasi yang
berjalan dan disimpan pada RAM.

Mengkonfigurasi RIP
Routing Information Protocol (RIP) dikonfigurasikan dengan
memberikan perintah.
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network <network address>
Perintah yang kedua diberikan sebanyak jumlah network yang terhubung ke router tersebut secara langsung. Alamat jaringan yang dimasukkan adalah network address bukan subnet address atau alamat
IP Address salah satu host.

Sekian dan Happy Learning :)
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)
Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !